Sabtu, 18 Februari 2012 3 komentar

CARITA punya Cerita PART 1

It has been so long time i don't write the story for my daily life..hehe..oke, today i want to tell about my traveling for 3 days in Banten. Please enjoy the story..first of all i want to say sorry for my english languange, because it's like "amburadul" grammar you know and this is the first time my posting in english..haha..

      On January, 4th  2012, Me and eL-Ma'mur family went to the vacation..The destination is to The BEACH! Hoho..I really like it! Because it has been so long time i didn't go to the beach. First of all, we spend one night at Mr. Mu'min village, it's called Menes..What a weird name i think,,hehe. The circumstance is very nice in there...And more of them, there are 3 kind of food that i really can't forget. It's called kikiping, jojorong, and pasung. Wow..the taste is awsome!! But, sorry i just have bring the picture to you, here they are:

      The most delicious of them is jojorong. It made from red sugar and rice flour. The taste is really "maknyus" i think. And the three ladies increase the sweetness of jojorong on that moment. (red: the narcissism of me). Oke, the next destination is to the Tanjung Lesung. There are a cottage that i really don't remember the name..hehe.The place is quite nice to me, but the beach in that place made me so disappointing  because it's dirty and smelly. I heard that the beach is near the fish market and mining companies. Like usual no matter what condition and where we are, just take a picture! haha..
     We are really enjoy the scenery of the beach, especially the sunset...Hmm,the colour of the sunset is red becomes yellow, i think it's reflect someone who really fallin love with..It's like Mr.Johan who has a great story of love, that's called "The Sunset Romance Tragedy" haha..Oke, we pray the best  for Mr.Johan in the story of love with Mrs.volley and Mr. Ferdy, complicated love i think.. Hehe..
     Hmm,, actually becomes single it's not good for watching the sunset, just like me. Hiks.. But it's oke so far..
       In the first day, everything was going oke so far. I enjoyed the event and of course enjoy the meal haha..On, that day there are a doorprize for the games, but unfortunately i didn't get the prize that i really wanted.  The lucky girl at that time is Mrs. Nunung. She've got what she wanted. Good luck dear ^_^


      FYI, for took at Tanjung lesung beach there are 2 hours more from our place. Maybe you must take a long time into get there. We had spend maybe 7 hours for our trip into the cottage. My friends say that Tanjung lesung beach is more beautiful than carita beach, but i don't know the truth is, because i didn't get in there.hehe..Dont't forget bring the sunblock and sunglasses if you go to the beach, because the sun light is so burning our skin. ouch!
     I think that's enough for this time. The story of  CARITA punya Cerita at days two will be posting in part 2. There are so many dramatically things that i wanna tells to you haha..For the clue, me, Mrs.saryi,  and Mrs. nunung sleep in the WARDROBE at that night! haha..oke, don't miss it.

 
Rabu, 29 Juni 2011 0 komentar

Bercermin

      Aku melihat pohon jati meranggas di dekat tempat dudukku sekarang. Daunnya berguguran menyentuh tanah yang siap menjadikannya sumber hara bagi lingkungan sekitarnya. Ya, pohon jati itu sedang bertahan dari hidup,lebih tepatnya dari kejamnya kemarau yang sedang dia alami sekarang. Dia tahu, jika dia tidak meranggas dia akan mati kekeringan. Walaupun faktanya dia harus mengugurkan daunnya yang telah membantunya memberikan asupan makanan dari fotosintesis. Dia juga tahu, dia akan terlihat jelek dengan meranggaskan daunnya. Karena bukan pohon namanya jika tidak memiliki daun.
       Kekeringan yang pohon jati alami membuat dirinya dilema. Tapi, dia tahu bahwa segala sesuatu tidak akan terjadi dengan sia-sia jika ada pengorbanan dan usaha. Ternyata benar, lambat laun mereka semua tahu bahwa kayu pohon jatilah yang paling kuat. Kayu yang sering dibangga-banggakan oleh pemiliknya...

       Cerita kayu jati membuatku berfikir beberapa hal tentang hidup. Bisakah seorang manusia bertingkah seperti itu?

        Aku menyadari beberapa hal yang mendasar tentang diriku akhir-akhir ini. Akhir-akhir ini bisa dikatakan aku benci dengan tingkah laku diriku sendiri. Selalu bertingkah tegar. Padahal aku tahu aku sangat rapuh. Selalu bertingkah harus melakukan yang baik dan benar. Padahal aku tahu diriku sangat banyak kesalahan dan juga ingin berbuat yang tidak benar. Apa semua orang berkelakuan seperti itu? atau hanya aku saja?
        Seperti memiliki beberapa kepribadian dalam diriku. Selalu memberontak di satu sisi tapi di sisi lain harus melakukan yang benar. Cobaan dan cobaan pun menimpa diriku, seperti manusia pada umumnya, mereka pasti punya masalah. Masalah yang datang kepadaku menjadikan aku sangat berhati dingin. Aku sadar sekarang tingkahku yang tegar dan berhati dingin bukan lah hal yang baik lagi, melainkan aku hanya melindungi diriku sendiri. Melindungi diriku dari setiap masalah yang menimpa diriku, dari kenyataan-kenyataan  yang sulit untuk aku terima dan juga melindungi diriku dari perbuatan orang yang telah menyakiti diriku. 
       Aku tahu beberapa teman-teman ku menjauhi diriku akhir-akhir ini, bahkan mungkin menganggapku menjadi tidak hadir dalam kehidupan mereka. Bahkan mungkin juga dengan orang tua ku. Aku tidak menyalahkan mereka, yang aku salahkan adalah diriku sendiri. Karena aku juga tahu perbuatan mereka hanyalah efek dari perbuatan diriku sendiri. Diriku yang melindungi diri sendiri dari rasa sakit menghadapi kenyataan bahwa aku tidak bisa melindungi mereka. Lambat laun aku menjadi manusia berhati dingin. Manusia yang menganggap semua masalah jangan terlalu dianggap susah. Menjadi manusia yang menganggap bahwa mereka hanya membuat diriku susah saja.
      Akhir-akhir ini, menangis merupakan pekerjaan yang sangat sulit aku lakukan. Jika hatiku merasa sesak aku tidak bisa menangis, aku hanya bisa mengalihkan pikiranku pada hal lain. Sangat berhati dingin bukan diriku ini? Hatiku sepertinya sudah mengering hampir menjadi batu.
       Sering sekali banyak kata-kata yang ingin aku ucapkan dari mulut ini  seperti:"aku sedih", "aku kecewa", "aku tidak suka", dan "aku marah". Tapi, tetap kata-kata itu hanya bisa diam dan bersemayam untuk terhenti dikerongkonganku saja. Aku tahu mengatakan hal itu tidak baik. Tapi, bukankah kita manusia yang juga merasakan perasaan itu juga? Kenapa kita harus berbohong? Bahkan dengan diri kita sendiri. Bahkan dengan orang-orang yang kita sayangi? Bukankah bayi saja menangis kencang ketika dia tidak suka kepada orang yang dia percayai dan sayangi, yaitu ibunya?
       Sekarang aku tahu, bahwa kekurangan kita sebenarnya adalah kekuatan bagi orang terdekat kita untuk dapat berarti bagi kita. Apabila kita berkata "Aku sedih". Mereka bisa berkata "Jangan bersedih ada aku disini". 
       Teori self defense ku ternyata salah, teori "pohon kayu jati" yang aku tahu ternyata tidak bisa diterapkan dalam kehidupan ini.  

Ternyata apabila kita menemukan kemarau dalam hidup kita, kita tidak perlu meranggas. Hanya perlu percaya bahwa orang-orang disekitar kita dapat membuat kita mampu bertahan.

Kamis, 24 Maret 2011 4 komentar

Virus Ababil

7.30 PM @My cozy room,
Sudah lama enggak nulis di Blog ku yang satu ini...
Sebenernya sih bingung mau nulis apa, tapi yah pengen sekedar curhat-curhatan gak jelas aja yah..
       Well,,pertama aku mau curhat tentang kondisi aku yang akhir-akhir ini agak abnormal, mungkin kalo kata aku sendiri sih kurang waras. Usiaku sekarang udah hampir menginjak 23 tahun, sebagai mahasiswi tingkat 4 yang hampir mau lulus.Tapi, belum diketahui bisa lulus kapan, hehe ^^.
        Saat ini aku mungkin bisa dibilang lagi keracunan, keracunan sesuatu yang bisa dibilang cukup membuat ketagihan dengan dosis yang cukup kecil, tapi cukup ampuh untuk kalangan ABG saat ini. Yap, aku bukan ketagihan apa-apa, cuma lagi ketagihan dengan film reality show yang diproduksi di Korea dan endingnya aku jadi suka ama boyband-boyband korea yang secara segmentasi dan tergeting pasar ditunjukkan untuk anak remaja belasan tahun, tapi apa daya aku juga terperangkap dalam dunia itu.
      Gila. Satu kata itu yang sebenernya aku sadari betul dengan keadaan ku sekarang.Tapi, aku tetap menikmati keadaan ini apalagi virus yang aku dapatakan ini, telah ditularkan oleh sahabatku sendiri, Isti Rahmawati. Dia yang pertama dahulu tertular virus ababil ini, dan ironisnya dia tularkan terhadapku. Awalnya aku coba-coba dan akhirnya ketagihan dan terkadang sakau..Haha..kayak narkoba aja.

      Reality show yang pertama aku tonton dan akhirnya ketagihan adalah Exploring Human Body (EHB). EHB ini merupakan reality show yang cukup ilmiah menurutku. Acara ini menunjukkan hal-hal atau kejadian-kejadian yang berhubungan dengan kerja tubuh manusia, seperti bagaimana kerja indera perasa kita, keseimbangan, kelenturan tubuh, dan lain-lain. Hal-hal lain yang membuat aku jadi sangat ketagihan adalah pembawa acaranya dan bintang tamunya yang buat aku ngakak ampe guling-guling, mereka bener-bener gokil  pas ngebawain acara ini, mungkin sebagian orang sudah tau siapa mereka. Yap, dia adalah Super Junior yang cukup menjadi idola para cewek-cewek ABG diseluruh dunia khususnya Asia. Dari situlah aku akhirnya jadi cukup aware sama yang namanya SuJu, tapi mungkin tidak seperti para ELF di seluruh dunia, aku hanya sekedar cukup tahu dan menyenangi mereka secara normal. Ke~Ke~

          Reality show kedua yang paling aku sukai adalah Hello Baby. Acara ini  menceritakan tentang seorang artis di Korea yang dikasih tantangan untuk merawat bayi, dan Hello Baby yang aku suka adalah versi SHINee yang jadi appa bayi tersebut. SHINee adalah grup boyband Pop R&B asal Korea yang digawangi oleh Onew sebagai leader. Mereka sebenernya rata-rata berumur belasan tahun, personil yang paling tua baru berumur 22 tahun. Hal-hal yang aku suka di HB adalah melihat mereka merawat seorang bayi 4 tahun bernama Yoogeun, insting mereka sebagai seorang appa  keliatan banget disitu. Sampai, ada satu personil yang care banget sama bayi itu, yaitu Minho. Ke-bapa-annya keliatan banget meskipun dia baru berumur 19 tahun. Huwaahhh,,udah mah mereka ganteng-ganteng eh, keliatan banget care nya pula. Tambah suka deh aku ma reality show itu. Bahkan, aku sampai berdoa semoga suamiku kelak bisa ganteng dan se-care kayak mereka.Haha.. Awalnya aku pikir mereka hanya beracting di depan kamera, tapi serius mereka gak pura-pura ternyata, soalnya ada suatu keadaan yang bisa buat mereka kesel dan gak suka, mereka bener-bener ngomentarin itu.
Dan juga banyak hal-hal yang buat aku makin suka sama acara itu, terutama  Yoogeun. Anak kecil berusia 4 tahun yang super lucu apalagi pas dia bisa ngedance ala appa SHINee dengan gaya Ring ding dong-nya. Cute. >3< Percaya apa enggak saking sukanya aku sama acara itu, aku tonton berulang-ulang sampai 4 kali dan enggak bosen. Apalagi mukanya pada bening-bening semua. Hehe. Bener gak para Shawol?!
Okelah, mungkin segitu dulu curhatanku ini, sebenernya sih banyak yang pengen aku posting tapi dah capek dan lebih baik aku ngerjain nyusun uspen aja. Haha. Semoga bermanfaat dan kalo penasaran sama acara-acara tersebut tonton aja, dijamin kok bakal sangat menghibur. Selamat mencoba.


 
Kamis, 13 Januari 2011 4 komentar

Kualitas

       Pagi hari menjelang siang, dengan hati dipenuhi dengan banyak kegundahan, aku beranjak untuk menuliskan sebuah pemikiran yang mungkin dapat bermanfaat. Sebuah pemikiran yang sederhana namun mungkin pantas untuk dipikirkan. Sebuah wacana terhadap dedikasi hidup terhadap pendidikan. Guru adalah tata bahasa yang mengartikan "digugu" dan "ditiru". Artinya siapa saja dapat menjadi seorang guru, asal dia dapat memberikan makna terhadap nilai-nilai hidup kepada seseorang, sehingga dapat dipahami untuk menuntun kehidupan. Walaupun aku belum menjadi seorang guru, setidaknya aku boleh menanggapi keadaan sistem pendidikan saat ini. 

       Sekolah unggulan yang sering aku lihat saat ini memang dipenuhi oleh murid-murid teladan dan tentunya guru teladan, bahkan juga mobil puluhan juta yang berjejer di halaman parkir. Setiap awal semester, aku melihat banyak orang-orang tua murid baru yang berniat mendaftarkan anaknya kesekolah unggulan.  Mereka tidak bisa disalahkan karena memang pasti setiap orang tua ingin anaknya mendapatkan kualitas pendidikan yang terbaik. Yap, kualitas adalah sebuah kondisi yang memang harus ada pada dunia pendidikan. Pengajaran yang berkualitas akan pula menghadirkan ajaran yang berkualitas dan menghasilkan anak ajar yang berkualitas pula. Sayang sekali, saat ini pengajaran yang berkualitas hanya dapat ditemukan pada sekolah-sekolah dengan dana yang tentunya tidak murah. Menurut pemikiran saya sebenarnya bukan karena operasional  saja yang dibutuhkan dalam pengajaran berkualitas tapi yang terpenting adalah gurunya. Guru-guru yang berkualitas tinggi dengan otak yang cemerlang, dan penghargaan yang segunung hanya dapat saya temukan pada sekolah-sekolah mahal yang memang berkualitas. Karena mungkin dengan kemampuan mereka yang sangat baik hanya mungkin dapat diterima oleh anak-anak yang berkualitas baik pula. Sistem yang mirip kapitalis berlaku kembali, yaitu orang yang semakin pintar tambah pintar, orang yang belum pintar tambah bodoh. Jadi, itukah pendidikan?
       Saya berfikir bahwa setiap anak di dunia ini memiliki hak yang sama, yaitu mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berasal dari guru yang berkualitas pula, tidak peduli bagaimana kondisi bangunan sekolahnya dan tingkatan IQ setiap anak. Mereka memiliki potensi yang sama dan besar. Fakta telah dibuktikan oleh Bu Muslimah yang bisa mendidik ikal sampai bersekolah di Perancis. Ikal tidak pernah melakukan test masuk dan juga tidak pernah dilihat tingkatan IQ-nya untuk diajar oleh Bu Muslimah. Pemerintah mungkin adalah penggerak utama pada sistem ini, namun untuk saat ini mungkin kita hanya bisa bergerak sendiri karena jika tidak direlisasikan akan mati oleh birokrasi. 
      Ayo, semua para manusia rahmatan lil alamin, jadikan diri kita berkualitas dalam akal dan takwa untuk menjadi seorang guru. Guru bagi diri kita sendiri, bagi keluarga, dan bagi masyarakat.Semoga.
Jumat, 24 Desember 2010 2 komentar

Berwirausaha, Sekarang atau Lupakan!!

                 Tepat pukul 4 pagi dengan tubuh menggigil aku beranjak ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap. Oh..alangkah dingin air pagi itu, membuat gigi bergemericik menahan suhu tubuh agar tidak turun. Azan subuh berkumandang, segera setelah sholat aku berangkat dengan diantar oleh kakakku yang masih setengah tidur. Bummm...motor melesat kencang, mengejar waktu keberangkatan acara hari itu pada tepat jam 5 pagi. Diperjalanan aku memaksa kakakku memacu gasnya lebih kencang, karena waktu menunjukkan jam 5 kurang 10 menit. Olala..kejadian telat sudah terbayang di dalam pikiranku. Tiba-tiba di dalam perjalanan, bunyi deruman mobil dan bau asap bermotor sudah menutupi udara pagi itu yang masih sejuk. 
                   "Ada apa lagi ini? Masa pagi-pagi sudah macet sih?!" Ratap ku. 
                   Yap, pagi itu ada perbaikan jalan, dan anehnya pagi itu kendaraan bermotor telah penuh sesak. Berkali-kali aku bergumam menahan kekesalan hatiku. Akhirnya jam 5.30 aku sampai di tempat keberangkatan. Berkali-kali aku berdoa di dalam hati agar tidak ditinggal. Karena maklum, sedari malam panitia acara telah mewanti-wanti untuk tidak telat karena pagi itu kita akan mengikuti acara di Jakarta. Bis sudah menunggu dengan gagahnya di parkiran belakang halaman kampusku. Oh, beruntungnya aku, karena konsumsi belum datang. Kita baru akan berangkat jam 6 pagi. Setelah absen aku duduk disebelah temanku yang sedari jam 5 pagi tadi menunggu. Hanya senyum dingin yang aku lontarkan, bukan karena apa-apa aku masih merasa syok untuk takut ditinggal. Beberapa menit aku termenung, dan berfikir untuk apa aku berusaha sekeras ini untuk datang pagi-pagi, dan merasakan pergolakan batin yang tidak wajar, di pagi hari yang buta pula. Padahal jika dilihat dari hukum kewajiban, acara ini tidak wajib sama sekali. Tapi, tetap hatiku menggebu-gebu dan bergelora karena pada saat itu pikiranku hanya dipenuhi dengan kata Interpreneur. Sesaat setelah berfikir hal itu aku kembali tersenyum, hatiku menjadi terasa sangat luas, kulitku menjadi terasa lebih hangat, dan secara bersamaan matahari pagi mulai menyinari  bumi. Pepatah mengatakan suatu kebahagiaan akan didapatkan jika kita berusaha dengan sungguh-sungguh. Dan pada hari itu ternyata benar, usahaku terbayar lunas.


              Jam 9.30 kami sampai di tempat acara berlangsung. Tempatnya sangat unik, dari luar telihat sebuah kubah biru menjulang besar, aku pikir awalnya itu adalah planetarium. SMESCO UKM, nama tempat itu. Kami bergegas memasuki aula tempat acara. Tidak lama setelah itu, acara dibuka Setelah aku melihat sekeliling, ternyata pembawa acara tersebut ditemani oleh Puteri Indonesia dan semacamnya, ada sekitar 4 wanita jangkung nan rupawan berderet disebelahnya. Sepertinya acara hari itu tidak main-main pikirku. Memang benar dugaanku, ternyata pada hari itu 2 menteri datang sekaligus untuk membuka acara tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Ir. M. Hatta Rajasa dan Menteri Negara KUKM RI, Dr. Sjarifuddin Hasan. Tepuk tangan membahana setelah mereka berdua memaparkan motivasi-motivasi dan materi mengenai interpreneur. Ada beberapa kata-kata dari Pak Hatta yang cukup membuat aku menjadi sangat bersemangat untuk mewujudkan cita-citaku menjadi seorang wirausahawan yaitu "Interpreneur bukanlah sebuah profesi, ia merupakan sikap hidup dan sebuah karakter. Karakter manusia-manusia yang selalu melihat kedepan. Manusia yang selalu berfikir hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Manusia yang tidak mudah menyerah. Manusia yang tidak mengenal jalan pintas di dalam berusaha." Jadi, setelah itu aku berfikir, betapa hebatnya dahulu Rasulullah menjadi seorang pedagang dari umurnya masih remaja. Telah menanamkan karakter tersebut di dalam jiwanya ,sehingga menjadi panutan mulia sepanjang jaman.
                  Acara hari itu dilanjutkan dengan talkshow yaitu melibatkan beberapa pengusaha-pengusaha  dari beberapa bidang interpreneur, contohnya pada creative interpreneur acara tersebut mengundang Wahyu Aditya pendiri Hellomotion. Banyak hal-hal yang sangat menarik dari talk show hari itu. Beberapa hal yang aku garis bawahi dari diskusi tersebut, ternyata latar belakang para pengusaha tersebut mendirikan usahanya dan menjadi besar adalah bukan karena ingin menghasilkan uang yang banyak, tetapi niatan untuk membantu dan menyenangi sesuatu. Niat. Suatu kata berenergi tinggi untuk berhasil dalam mewujudkan sesuatu. dan menikmati proses adalah tahapan berikutnya. Well, mungkin penjelasan materinya bisa dilihat pada postingan berikutnya. 
                 Sungguh, hari itu banyak hal yang aku dapatkan, baik ilmu, teman, dan semangat baru. Terimakasih kepada Allah yang telah menunjukkan jalan ini. Terimakasih pula kepada keluarga besar KSE yang telah memberikan ilmu bermanfaat ini. Dan terimakasih kepada kakakku yang telah mengantarku pagi-pagi buta. Aku semakin yakin untuk melakukan niatan ini, yaitu menjadi seorang pedagang yang dapat bermanfaat bagi  umat.
Foto-foto dulu sama Mas Adit yang empunya Hellomotion






Rabu, 08 Desember 2010 0 komentar

Kutipan Cerpen

                        "Kau pernah jatuh cinta Lisa?" tanya Zahra. "Mungkin...aku tidak tahu." Jawab Lisa. "Mengapa tidak tahu? Padahal kita sudah berumur 20 tahunan sekarang." Tanya zahra. Tiba-tiba saja Lisa terdiam dan pandangan matanya kosong. "Bagaimana dengan mu Zahra? kamu pernah?" Tanya Lisa balik. "Iya, mungkin." Jawab Zahra.  "Kau tahu aku pernah baca, jatuh cinta itu hanya permainan senyawa kimia belaka di dalam tubuh kita. Sebenarnya aku tidak percaya, tapi setelah dibaca lebih lanjut ada benarnya juga." Kata Lisa. "Kau pernah sakit hati?" tanya Zahra. "Iya, pernah. Mungkin sering." Jawab Lisa. "Aku berharap sakit hati juga adalah reaksi kimia ya lisa." kata Zahra. "Mengapa? kau berharap begitu?" Tanya Lisa. "Agar kita tidak terlalu tersiksa oleh perasaan sakit hati itu ya..Jadi, sama seperti reaksi kimia biasanya, hanya sekedar sebuah materi yang berubah wujud dan menghasilkan suatu sinyal tertentu, hanya sekedar itu tidak lebih. Sehingga kita bisa cepat memaafkan orang ya?"Jelas Zahra. "Bagiku memaafkan itu sangat mudah sebenarnya, kita hanya menyediakan ruang untuk rasa marah lebih kecil dibandingkan rasa yang lain. Sehingga kau tidak merasa berat untuk berusaha melupakan kesalahan orang. Cukup menyediakan ruangan kecil saja dalam hatimu untuk marah pada kesalahannya. Dan lama kelamaan akan melupakannya."Jelas Lisa.   


Based on my short story, "Memori".
My cozy room, 2.08 AM
Jumat, 26 November 2010 3 komentar

Bolehkah Ibu?

Bolehkah aku marah, ibu?
Bolehkah aku kecewa, ibu?
Bolehkah aku menangis, ibu?

Ternyata aku sangat lemah.
Ternyata aku tidak sehebat itu.
Ternyata aku tidak setegar itu.
Ternyata aku tidak memiliki kesabaran seluas itu.


Bagaimana lagi aku bisa menemanimu sekarang?

Allah pasti memberikan jalan keluar ya ibu..Semoga.


Sabtu, 20 November 2010 2 komentar

Bukankah Dulu Kita Pernah Satu Buaian?

Bukankah dulu kita pernah satu buaian? 
Di dalam seorang rahim wanita yang sama bernama Ibu?
Bukankah darahku ada juga pada aliran nadimu?
Bukankah wajahku hampir mirip pula dengan bentuk wajahmu?
Bukankah kita dibesarkan di tempat yang sama dengan kasih sayang yang ada?

Menganggap dirimu sebagai seseorang  yang patut di tiru sebelumnya.
Menganggap dirimu sebagai seseorang yang pantas dijadikan tumpuan kehidupan keluarga sebenarnya.
Menganggap dirimu adalah orang yang dibanggakan dalam keluarga.
Menganggap kau lebih tahu tentang kehidupan dibandingkan aku.
Menganggap kau lebih mengenal Tuhan kita dibandingkan aku.


Akhirnya semua berjalan seperti ini.
Lambat laun kau terlalu sibuk dengan pemahaman mu tentang hidup dari orang lain.
Kau lari dari kenyataan bahwa aku dan mereka adalah sebagian dari ragamu.
Kau tidak paham juga, seburuk apapun dirimu aku bisa menerima itu.
Kau terlalu menyalahkan keadaan hidupmu.
Kau akhirnya lari dari jati dirimu yang dulu.  
Kau telah berubah.


Lihatlah kami, menunggumu mengerti.
Lihatlah mereka berdua, merasa butuh menyerahkan sebagian tanggung jawab, karena terlalu lama memikulnya.
Lihatlah aku, membutuhkan teman melewati jalan kehidupan ini.


Kami menunggumu untuk tahu seberapa buruk keadaan itu. Seberapa kecewa dirimu terhadap keluargamu.
Seberapa sulit keadaan ini. 
Kita tetap harus menjadi satu ikatan.
Satu jama'ah. 
Satu suka. 
Dan satu duka. 

Karena kita keluarga.





Kamis, 18 November 2010 3 komentar

PENILAIAN DUNIA MEMBUATKU BUTA

Ternyata itu hanyalah penilaian di dunia. Banyak manusia di luar sana terlahir sempurna namun tidak berfikir sempurna.
                  Mengetahui kenyataan bahwa kehidupan bukanlah dibangun dari sesuatu yang kita inginkan melainkan dari sesuatu keharusan itu terjadi. Sunatullah. Banyak pemikiran manusia yang membuat terkadang fakta hanyalah fiktif belaka. Banyak hal yang fiktif dan mustahil namun ternyata fakta Perubahan penilaian terhadap kehidupan di dalam diriku berubah setelah aku masuk dan mengajar sebagai seorang guru di SMP swasta. Pada saat itu aku menemukan anak-anak yang sangat memberikan banyak pemahaman ku terhadap hidup.
               Anak-anak yang secara fisik memiliki keterbatasan kemampuan, baik keterbatasan psikologi dan materi. Namun, mereka masih mencoba untuk manjadi diri mereka sendiri, menjadi seseorang yang bukan untuk dinilai tetapi untuk menilai kehidupan sehingga tahu kepada siapa mereka akan kembali. Dan tetap menjalani kehidupan meskipun terlihat mustahil untuk dijalani.
                Terkadang penilaian manusia dan pemahaman manusia terhadap sesuatu, yang menjadikan kita terkotak-kotak. Menjadi berwarna senada. Tak henti-hentinya aku berfikir betapa Allah menciptakan kita beragam untuk saling belajar. Bukan saling bersaing. Bukan saling menjatuhkan. Sekarang, aku tidak perduli lagi bagaimana manusia menilaiku, bagaimana manusia menghargaiku, dan bagaimana manusia menganggapku bermakna. Karena pada dasarnya aku yang akan memberikan penilaian, memberikan makna, menjalani kehidupanku sendiri untuk menggapai ridha-Nya. Kesempurnaan dalam berfikir yang mungkin Allah inginkan untuk umatnya dalam menjalani kehidupan, sehingga mereka diberi cobaan dan dinobatkan sebagai makhluk yang paling mulia karena memiliki akal. 
                 Menjadi manusia berprestasi, menjadi manusia yang kaya, menjadi manusia yang pintar, menjadi manusia yang baik. Ternyata itu hanyalah penilaian di dunia. Banyak manusia di luar sana terlahir sempurna namun tidak berfikir sempurna. Dan mungkin salah satunya adalah aku.
Sabtu, 11 September 2010 0 komentar

Entahlah

Entahlah..Akankah ada sesuatu yang haq adalah haq, yang batil adalah batil?
Entahlah..Apakah arti dari warna abu-abu jika hitam dan putih sungguh jelas warnanya?
Entahlah ..Apakah arti dari sebuah harapan jika terkadang menyerah merupakan pilihan dari akhir sebuah cerita?

Entahlah..
Entahlah..



Aku semakin takut untuk memilih jalan hidupku.
Rabu, 08 September 2010 0 komentar

Merantau

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang...
Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, masinya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir jernih, jika tidak, kan keruh menggenang

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa, jika di dalam hutan. 

Imam Syafii

dalam buku Negeri Lima Menara karangan a.Fuadi
Selasa, 17 Agustus 2010 0 komentar

I think..This is enough to have their..

Alhamdulillah Wasyukurillah hanya itu yang bisa saya katakan.
        Beranjak menjadi seorang pribadi yang harus lebih mandiri, lebih tegar, lebih sabar, lebih istiqomah, lebih bermanfaat dan lebih sholehah. Aku telah berumur 22 tahun sekarang, umur yang cukup matang bagi seseorang menentukan kehidupannya, menentukan jati dirinya, dan memperbanyak rasa bersyukurnya. Pada saat itu pula orang tua ku, kakak ku, adek ku, teman-teman ku mengucap do'a atas hari kelahiran ini. Momen yang berharga bagi diriku saat mereka bersuka cita  mengatakan "Selamat ulang tahun, Semoga berkah disisa umumu". 
        Kakak ku dengan gaya yang dingin dan tanpa basa-basi memberikan  ku sebuah hadiah, mungkin cukup sederhana tapi bagiku cukup menyenangkan karena dia sudah punya niat untuk menyenangkan hati adiknya. Yup, sebuah coklat dengan pita ditengahnya. Lucu, tapi aneh. Yap, mau tidak mau itulah kakakku walaupun darahku mengalir juga di nadinya kita adalah dua manusia yang sangat berbeda, aku bahkan tidak mengerti jalan pikirannya.

Coklat merk X dengan pita oranye di tengahnya.
         Teman adalah sebuah kata abstrak yang menggambarkan kekuatan yang tidak telihat namun nyata dari seseorang yang keberadaannya tidak kita sangka namun tetap ada. Tidak ada sedikitpun bagian raga dan aliran darah kita pada raganya, namun terkadang rasa sakit yang kita rasakan dapat pula mereka rasakan. Kekuatan dari sebuah ukhuwah yang Allah berikan pada masing-masing diri kita, sehingga kita dapat menjalani kehidupan di dunia ini dengan lebih berwarna dan bermakna hanya semata-mata untuk mencari keridhaan-Nya. Keberadaan mereka aku rasakan pula dalam kehidupan ku. Pada saat kemarin aku berulang tahun, mereka memberikan ku sebuah kejutan dan hadiah. Sebuah kesenangan yang tak tergantikan oleh apapun. Suatu kesenangan dimana kita merasa ada banyak orang yang ternyata menganggap kita ada. Mereka memberikanku sebuah hadiah berupa do'a dan buku. Oia, tidak ketinggalan mereka juga memberiku kue ulang tahun ditambah dengan banjuran air dingin ditengah malam bulan ramadhan. Pantesan beberapa hari kemudian aku jadi masuk angin.

Hehe..Inilah hadiah yang dikasih temen-teman biokimia tercinta..bagus untuk refrensi mendidik anak..huff
            Itulah sebuah hadiah pada ulang tahunku yang menginjak umur 22 tahun, sebenarnya bagiku hadiah sebenarnya adalah kepedulian orang-orang disekitarku yang menganggap aku ada. Ada sebuah kalimat bagus dari sebuah buku yang pernah aku baca yang mengatakan " Tak apalah jika aku dibenci, tak apalah jika aku dimaki sekalipun, asalkan jangan aku tidak dipedulikan. Karena dengan begitu aku sudah dianggap mati." Hanya syukur dan terimakasih yang bisa aku ucapkan, terutama kepada ibuku yang telah berusaha sekuat raga dan jiwa untuk mempertahankan aku, hingga aku dapat lahir kedunia ini dan tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang berumur 22.
Akhir kata aku hanya bisa berkata  "Aku rasa, aku merasa sudah cukup memiliki mereka semua..."



Jumat, 13 Agustus 2010 1 komentar

August 14th, Is My Surrender Day

“Can’t stop to walking..” Itu mungkin adalah gambaran terjelas yang ada pada kehidupanku saat ini.
Terlihat jelas penggalan perjalanan yang telah terjadi kemarin, dan saat ini aku telah berada pada suatu hari, dimana aku merasa akankah ada masa dimana esok hari dapat pasti untukku?

Pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi menghantam pemikiran ini… Well, aku telah berjalan jauh sekali..selama 22 tahun mungkin sekarang, tepat saat ini, 14 Agustus 2010.

Spertinya jawaban akan kepastian itu Tidak Ada. Yah, Bagiku hidup tidak ada yang pasti. Seorang anak dapat meninggalkan orangtuanya, seorang kekasih dapat meninggalkan pasangannya, dan bahkan hingga sampai kematian itu datang pun tidak ada yang tahu pasti. Kepastian itu absolut hanya dimiliki oleh Sang pemilik waktu, Our god, Our lord, Allah SWT.

Mungkin ketidak pastian itu yang harus dimiliki oleh manusia-makhluk ciptaan, makhluk lemah, makhluk berlebihan- dengan maksud tertentu agar kita tidak berhenti untuk bergerak, untuk berjalan. Itu termasuk aku, termasuk kehidupanku, termasuk harapan-harapanku, tidak ada yang pasti. Itulah muhasabah diri pada hari itu, 14 agustus, Hari dimana aku memasrahakan diri untuk hari esok, dengan tidak dapat berhenti untuk berjalan, untuk bergerak.



Happy Brithday to you my self.
 
;